Analisis Duel Inter Milan Melawan Torino, 5 Februari 2026
2026-02-03 18:18:01 By Ziga
Inter Milan bersiap menjamu Torino dalam laga perempat final Coppa Italia 2026 yang sarat gengsi dan ambisi. Pertarungan memperebutkan satu tempat di semifinal ini akan berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (5/2/2026) dini hari WIB.
Nerazzurri datang ke pertandingan ini dengan tekad besar untuk meraih gelar ganda domestik musim ini. Performa konsisten yang mereka tunjukkan membuat Inter melangkah ke laga ini dengan kepercayaan diri tinggi, sekaligus mengukuhkan status mereka sebagai salah satu kandidat terkuat juara.
Di bawah arahan Cristian Chivu, Inter tengah menikmati periode impresif. Mereka belum tersentuh kekalahan dalam 11 pertandingan terakhir Serie A dan secara perlahan namun pasti mengamankan posisi teratas klasemen Liga Italia, menjauh dari kejaran para rival.
Situasi tersebut berbanding terbalik dengan Torino. Tim tamu justru datang dengan catatan tandang yang mengkhawatirkan. Bermain di San Siro kerap menjadi mimpi buruk bagi Il Toro, dan laga kali ini kembali menempatkan mereka dalam posisi sulit.
Pemenang duel ini sudah ditunggu Napoli atau Como di babak semifinal. Melihat perbedaan performa dan momentum kedua tim, Inter Milan lebih difavoritkan untuk melangkah mulus ke empat besar.
Inter juga sedang berada dalam fase paling produktif di lini serang. Pada laga terakhir, mereka tampil dominan saat menundukkan Cremonese, menunjukkan permainan agresif dan penuh determinasi.
Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski menjadi sosok sentral dalam kemenangan tersebut. Tambahan tiga poin itu semakin memperlebar jarak Inter dengan para pesaingnya di papan atas.
Kemenangan atas Cremonese menandai hasil positif ketiga secara beruntun bagi Inter di semua ajang. Tekad besar tertanam dalam skuad untuk menebus kegagalan meraih trofi pada musim sebelumnya.
Sebelumnya, Inter juga memperlihatkan ketajaman luar biasa saat membantai Pisa dengan skor mencolok 6-2. Lini depan Nerazzurri menjadi ancaman serius bagi siapa pun, termasuk Torino yang harus ekstra waspada.
Di Coppa Italia sendiri, Inter menunjukkan mental juara sejak babak 16 besar. Venezia menjadi korban keganasan mereka setelah dilumat dengan skor telak 5-1, mempertegas dominasi tuan rumah.
Secara historis, Torino pun tak memiliki kenangan manis saat bertandang ke markas Inter. Il Toro tercatat belum pernah meraih kemenangan dalam 19 lawatan terakhir ke San Siro, sebuah catatan yang menambah berat tantangan mereka.
Rekor pertemuan kedua tim juga jelas memihak Inter. Dalam 13 duel terakhir di ajang liga, Nerazzurri berhasil memenangi 12 di antaranya, menunjukkan dominasi mutlak atas Torino.
Keunggulan tersebut semakin terlihat dari agregat skor tujuh pertemuan terakhir, di mana Inter unggul jauh dengan total 17 gol berbanding hanya dua milik Torino.
Pada pertemuan terakhir di bulan Agustus lalu, Torino bahkan dipaksa menyerah tanpa perlawanan berarti setelah dibantai 5-0 di stadion yang sama. Di atas kertas, peluang tim tamu untuk menciptakan kejutan terlihat sangat kecil.
Meski demikian, Torino bukan tanpa perlawanan. Di babak sebelumnya, mereka mampu mencuri perhatian dengan menyingkirkan AS Roma secara dramatis di Stadio Olimpico, hasil yang menunjukkan bahwa Il Toro masih memiliki potensi untuk memberi kejutan.
Dengan jadwal padat sepanjang Februari, Cristian Chivu diperkirakan akan melakukan sejumlah rotasi. Beberapa pemain pelapis, termasuk Stefan de Vrij, berpeluang tampil sejak menit awal.
Posisi penjaga gawang juga bisa mengalami perubahan. Kiper cadangan Josep Martinez disebut-sebut akan mendapat kesempatan langka untuk tampil, meski Inter masih harus kehilangan sejumlah pemain kunci.
Denzel Dumfries, Hakan Calhanoglu, dan Nicolo Barella dipastikan absen dalam laga ini. Sementara itu, Carlos Augusto berpeluang kembali memperkuat tim setelah absen pada pertandingan sebelumnya.
Di kubu Torino, pelatih Marco Baroni juga menghadapi dilema terkait kondisi skuadnya. Ia mengisyaratkan enggan mengambil risiko dengan menurunkan pemain yang belum sepenuhnya bugar.
Ivan Ilic dan Duvan Zapata masih diragukan tampil, sehingga Torino kemungkinan besar akan menggantungkan harapan di lini depan kepada Che Adams untuk menantang dominasi Inter Milan.
🔥 Populer